Abstract
Skizofrenia merupakan gangguan kepribadian yang terpecah, antara pikiran, perasaan dan perilaku namun masih batas normal. Penyebab cemas biasanya takut tidak terima pada lingkungan tertentu dan pengalaman traumatis. Salah satu terapi modalitas terhadap tingkat kecemasan pasien skizofrenia yaitu Terapi Psikomotorik yang salah satunya yaitu menggambar. Dengan menggambar pasien skizofrenia mampu memperbaiki aspek kognitif dan psikomorik sehingga mampu menurunkan kecemasan dengan mengubah perilaku negative menjadi positive. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan pre experimental design dan menggunakan rancangan one group pretest posttest. Responden hanya satu kelompok dimana setelah perlakuan dibandingan sebelum perlakuan. Tempat Penelitian di Rumah sakit jiwa surakarta, dilaksanakan bulan November 2017. Jumlah responden sebanyak 30 orang dengan metode purposive sampling, Kriteria inklusi responden cemas ringan dan sedang, berjenis kelamin laki-laki. Instrument untuk mengetahui tingkat kecemasan menggunakan Hamilton Rating Scale For Anxiety (HARS). Uji statistic menggunakan wilcoxon. Hasil penelitian yang diperoleh yaitu sebagian besar responden berumur 26-30 sebanyak 12 orang, tingkat pendidikan SMP 17 orang, nilai rata-rata (mean) sebelum dilakukan terapi psikomotorik lebih tinggi dibandingkan dengan sesudah terapi psikomotorik menggambar. Kesimpulan tedapat pengaruh signifikan pemberian terapi psikomotorik menggambar terhadap tingkat kecemasan pasien skizofrenia dengan nilai p-value < 0,05. Hasil rata-rata tingkat kecemasan sesudah dilakukan terapi psikomotorik menggambar mengalami penurunan.
Cite
CITATION STYLE
Yuniartika, W., & Santi, C. N. (2018). PENURUNAN TINGKAT KECEMASAN PASIEN SKIZOFRENIA DENGAN MENGGAMBAR MELALUI LEAFLET DI RUMAH SAKIT JIWA. Profesi (Profesional Islam) : Media Publikasi Penelitian, 15(2), 98. https://doi.org/10.26576/profesi.277
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.