Abstract
Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah membangun kesadaran masyarakat resiko yang mungkin akan muncul di sekitar kita, meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kondisi kegawatdaruratan pernafasan pada kasus tersedak dan pingsan, dan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penatalaksanaann tindakan pada kondisi gawat darurat tersedak (heimlich manuver) dan pingsan (oksigensiasi, prone position). Mitra kerjasama kegiatan ini adalah masyarakat di lingkungan sekitar Politeknik Penerbangan Palembang yaitu masyarakat RT.18 RW.04 Sukerejo, Kelurahan Sukodadi, Kecamatan Sukarami Palembang. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari dua tahap pengukuran yaitu pre test dan post test. Kegiatan pertama dilaksanakan dengan pemberian informasi edukasi tentang pertolongan pertama pada kondisi kegawatdaruratan pernafasan pada kasus tersedak dan pingsan, selanjutnya dilakukan demontrasi oleh tim pengabdian masyarakat dan selanjutnya di praktikkan masing-masing oleh peserta. Indikator keberhasilan kegiatan pelatihan terukur melalui peningkatan hasil pre test ke post test. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh peserta telah memiliki pemahaman dan kemampuan pertolongan pertama pada penanganan gawat darurat gangguan nafas pada kasus tersedak dan pingsan
Cite
CITATION STYLE
Komalasari, Y., Mardiono, S., Nugraha, W., Abdullah, A., Sutiyo, S., Hermala, Z., … Fadli, M. F. (2025). Pelatihan Penanganan Gawat Darurat Gangguan Napas Bagi Masyarakat Rt 18 Rw 04 Sukorejo Kelurahan Sukodadi Palembang. Darmabakti: Jurnal Inovasi Pengabdian Dalam Penerbangan, 5(1), 10–18. https://doi.org/10.52989/darmabakti.v5i1.162
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.