Prospek Investasi Budidaya dan Penyulingan Minyak Nilam Di Kalimantan Barat

  • H M
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil minyak atsiri yang cukup penting di dunia, bahkan untuk beberapa komoditas menguasai pangsa pasar dunia. Lebih dari 80% minyak nilam Indonesia dihasilkan dari Daerah Istemewa Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, yang sebagian besar produksinya di ekspor ke negara-negara industri. Prospek ekspor yang cukup besar ini seharusnya diiringi oleh pengembangan budidaya dan industri minyak nilam di tiap-tiap daerah di Indonesia. Seperti halnya daerah Pontianak Propinsi kalimantan Barat yang sangat memiliki potensi ke arah pengembangan tersebut, sebagai penghasil minyak atsiri, khususnya nilam. Guna menjaga kualitas minyak nilam yang dihasilkan, maka dipandang perlu bagi tiap daerah penghasil untuk saling melakukan uji kualitas bahan baku hasil budidaya, baik dari segi rendemen maupun kadar Patchouli Alkoholnya (PA). Dari hasil penelitian ternyata daerah asal budidaya tanaman, perlakuan bahan baku daun nilam pasca panen dan proses penyulingan yang digunakan memberikan perbedaan terhadap rendemen. Demikian pula dengan kualitas Patchouli Alkohol yang dihasilkan dari penyulingan minyak nilam masing-masing daerah. Dari evaluasi kesesuaian lahan daerah Pontianak memenuhi syarat tumbuh nilam dan dari estimasi biaya, usaha budidaya dan penyulingan minyak nilam di Pontianak layak diusahakan. Kata-kata

Cite

CITATION STYLE

APA

H, M. (2010). Prospek Investasi Budidaya dan Penyulingan Minyak Nilam Di Kalimantan Barat. Suara Teknik: Jurnal Ilmiah, 1(1). https://doi.org/10.29406/stek.v1i1.301

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free