ANALISIS KONFLIK ANTARA INDONESIA DENGAN TIMOR LESTE : SENGKETA PERBATASAN DARAT

  • Fiizha B
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Abstrak Sengketa merupakan suatu hal yang menyebabkan perselisihan dan perdebatan yang akhirnya menimbulkan konflik dan biasanya berawal dari permasalahan kecil yang kemudian menimbulkan permasalahan yang serius. Seperti konflik yang terjadi antara Indonesia dengan Timor Leste yang disebabkan oleh sengketa perbatasan darat antara kedua negara. Wilayah Negara Indonesia memang banyak berbatasan dengan negara-negara tetangga, baik darat maupun laut. Umumnya masyarakat diwilayah perbatasan sering mengalami konflik yang dilatarbelakangi oleh perebutan tanah kekuasaan dari masing-masing negara. Dalam melakukan analisis terkait persoalan pada artikel, penulis menggunakan metode studi pustaka untuk menunjang kualitas dari artikel. Perbatasan darat antara Indonesia dengan Timor Leste dibagi menjadi 2 sektor atau segment, yaitu yaitu Unsurveyed segment dan Unresolved segment. Daerah-daerah yang termasuk dalam Unsurveyed segment adalah segment Oben sampai dengan segment Subina dengan luas wilayah kurang lebih 14 Km terletak di Kecamatan Bikomi Nilulat, Kabupaten Timor Tengah Utara yang terdiri atas 6 Desa antara lain, Inbate, Sunkaen, Nainaban, Nilulat, Haumeniana dan Tubu. Sedangkan daerah-daerah yang termasuk dalam Unresolved segment adalah segment yang berada di Desa Manusasi yang berada di Bijaelsunan, Kecamatan Miomaffo Timur, Kabupaten Timor Tengah Utara. Kata Kunci: Sengketa wilayah, Perbatasan darat, Konflik antar masyarakat

Cite

CITATION STYLE

APA

Fiizha, B. F. (2021). ANALISIS KONFLIK ANTARA INDONESIA DENGAN TIMOR LESTE : SENGKETA PERBATASAN DARAT. SINDANG: Jurnal Pendidikan Sejarah Dan Kajian Sejarah, 3(2), 95–101. https://doi.org/10.31540/sindang.v3i2.1084

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free