Deteksi Molekuler Virus Dengue dan Chikungunya pada Nyamuk Aedes spp. di Kecamatan Cilongok

  • Fitriana D
  • Kusmintarsih E
  • Ambarningrum T
N/ACitations
Citations of this article
43Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

DBD dan chikungunya merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah di Indonesia. Kecamatan Cilongok merupakan salah kecamatan endemis DBD dan pernah mengalami KLB chikungunya. Deteksi virus pada nyamuk sebelum menginfeksi manusia penting sebagai peringatan dini dalam upaya pencegahan wabah di daerah endemis. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui infeksi virus Dengue dan Chikungunya pada nyamuk Aedes spp. yang ditangkap. Penelitian ini dilakukan di empat desa di Kecamatan Cilongok yang meliputi Desa Cilongok, Pernasidi, Kalisari, dan Jatisaba, pengambilan sampel dilakukan secara purposive. Deteksi virus Dengue dan Chikungunya pada nyamuk dilakukan menggunakan metode Reverse-Transcriptase Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Hasil positifitas virus dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan potensi transmisi virus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyamuk Aedes spp. yang tertangkap tidak mengandung virus Dengue dan Chikungunya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fitriana, D. I., Kusmintarsih, E. S., & Ambarningrum, T. B. (2020). Deteksi Molekuler Virus Dengue dan Chikungunya pada Nyamuk Aedes spp. di Kecamatan Cilongok. BioEksakta : Jurnal Ilmiah Biologi Unsoed, 2(2), 181. https://doi.org/10.20884/1.bioe.2020.2.2.1815

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free