STUDI KOMPARATIF KELAYAKAN USAHATANI PADI DAN JAGUNG DI PONDOK PESANTREN LINTANG SONGO

  • Salehawati N
  • Labibah S
N/ACitations
Citations of this article
28Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan membandingkan kelayakan usahatani padi dan jagung di Pondok Pesantren Lintang Songo. Data yang digunakan dalam penelitian ini berasal dari data primer dengan wawancara kepada pihak pondok. Untuk mengetahui perbandingan kelayakan usahatani padi dan jagung digunakan alat analisis penerimaan, pendapatan, break even point dan payback period. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan per 7000 m2 usahatani padi Rp. 29.500.000 lebih tinggi dari penerimaan usahatani jagung yaitu Rp. 12.000.000. Sedangkan pendapatan padi sebesar Rp. 14.901.000 per masa tanam dan jagung mengalami kekurangan sebesar Rp. – 196.667. Hasil BEP satuan padi agar mencapai titik impas adalala 223,63 kilogram dan untuk jagung sebesar 14.000 kilogram. Payback periode usahatani padi adalah 1,9 kali masa tanam dimana akan balik modal pada dua kali masa tanam. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa padi lebih layak dibudidayakan di Pondok Pesantren Lintang Songo.Kata kunci: Kelayakan, Usahatani, Padi, Jagung, Pondok Pesantren

Cite

CITATION STYLE

APA

Salehawati, N., & Labibah, S. (2023). STUDI KOMPARATIF KELAYAKAN USAHATANI PADI DAN JAGUNG DI PONDOK PESANTREN LINTANG SONGO. Jurnal Agroristek, 5(2), 32–40. https://doi.org/10.47647/jar.v5i2.1031

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free