Abstract
Nugget ayam merupakan salah satu produk olahan daging ayam yang dibuat dengan daging giling, bumbu-bumbu, dan tepung yang berfungsi sebagai perekat sehingga terbentuk adonan yang menyatu dengan daging, kemudian dilumuri bagian luarnya dengan telur dan tepung roti. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui kandungan protein dan kualitas orgonoleptik nugget ayam hasil pengolahan dari bagian daging ayam broiler yang berbeda. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL), terdiri dari 4 perlakuan dan 7 kali ulangan. Perlakuan berupa bagian-bagian daging yaitu, P1 : Dada, P2 : Paha Atas, P3 : Paha Bawah dan P4 : Sayap. Variabel penelitian yang diamati pada nugget terdiri atas pengujian kadar protein dengan metode Kjeldahl dan uji organoleptik. Uji organoleptik meliputi warna, aroma, rasa, tekstur dan kesukaan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulakan bahwa warna dan variable aroma menunjukan pengaruh sangat berbeda nyata. Untuk variabel rasa dan kekenyalan menunjukan pengaruh berbeda nyata. Untuk variabel kesukaan dan protein menunjukan hasil tidak berbeda nyata. Hasil penelitian terbaik di dapat pada P1 dengan hasil kadar protein 19,43%. warna sebesar 3,53%, rasa 3,43%, aroma 3,07%, kekenyalan 2,44%, kesukaan 2,91%.
Cite
CITATION STYLE
Afiyah, D. N. (2022). Pengaruh Perbedaan Bagian Daging Ayam Broiler terhadap Kandungan Protein dan Sifat Organoleptik Nugget Ayam. Anoa: Journal of Animal Husbandry, 1(2), 81–87. https://doi.org/10.24252/anoa.v1i2.30875
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.