Abstract
Pesatnya perkembangan jaman yang sudah semakin canggih di era modern seperti ini sangat penting sekali bagi para pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) untuk mulai memanfaatkan teknologi digital sebagai sebuah sarana untuk mengembangkan bisnis UMKM-nya. Di Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Kota Surabaya adalah wilayah yang memiliki berbagai macam jenis UMKM yang sedang berkembang. Berkembang yang dimaksudkan adalah para pelaku UMKM di Kelurahan Manukan Kulon masih kurang memahami dan kurang menguasai penggunaan teknologi yang telah berkembang. Hal tersebut membuat kelompok 43 KKN Tematik MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur yang terdiri dari 10 anggota mengadakan sebuah Workshop Pelatihan mengenai digitalisasi UMKM untuk para pelaku UMKM di Kelurahan Manukan Kulon. Pelatihan tersebut mencakup materi digital marketing, digital payment, dan foto produk. Metode pelaksanaan Workshop pelatihan bertema Peningkatan Kualitas Usaha melalui Digitalisasi UMKM bertempat di Kantor Kelurahan Manukan Kulon. Workshop pelatihan yang diberikan oleh kelompok 43 KKN Tematik MBKM UPN “Veteran” Jawa Timur mengenai digitalisasi UMKM telah berhasil merubah UMKM yang berada di Manukan Kulon yang awalnya masih konvesional menjadi digital. Dari 15 UMKM yang diundang, terdapat dua UMKM yang terbilang lebih membutuhkan bimbingan, yaitu UMKM Mak Mol Kitchen dan Sari Lerak Sedjati. Setelah dipantau, kedua UMKM tersebut berhasil melakukan rebranding dan mem-posting foto produk yang kreatif di akun media sosial mereka, serta dengan desain feeds Instagram yang menarik bagi calon konsumen mereka. Kelompok 43 KKN Tematik MBKM berharap bahwa perkembangan ini dapat dipertahankan sekaligus menjadi awal yang baru bagi para pelaku UMKM di Kelurahan Manukan Kulon untuk menghidupkan kembali faktor ekonomi melalui digitalisasi.The rapid development that is increasingly sophisticated in modern times like this is very important for MSME (Micro Small and Medium Enterprises) actors to start utilizing digital technology as a means to develop their MSME business.In Manukan Kulon Village, Kec. Tandes, Surabaya City is an area that has various types of MSME that are developing.What is meant by developing is that MSME actors in Manukan Kulon Village still do not understand and do not master the use of technology that has developed. This made the group of 43 KKN Tematik MBKM UPN “Veteran” East Java consisting of 10 members held a Training Workshop on the digitization of MSMEs for MSME actors in Manukan Kulon Village. The training materials include digital marketing, digital payments, and product photos.The method of implementing a training workshop with the theme Improving Business Quality Through Digitizing MSME which took place at the Manukan Kulon Village Office.The training workshop provided by group of 43 KKN Tematik MBKM UPN “Veteran” East Java regarding the digitization of MSME has succeeded in changing MSME in Manukan Kulon which were initially still conventional to digital. From the 15 MSMEs invited, there are two MSMEs that need more guidance, namely MSMEs Mak Mol Kitchen and Sari Lerak Sedjati. After being monitored, the two MSMEs succeeded in rebranding and posting creative product photos on their social media accounts, as well as with attractive Instagram feed designs for their potential customers. The group of 43 KKN Tematik MBKM hopes that this development can be maintained as well as a new beginning for MSME actors in Manukan Kulon Village to revive economic factors through digitalization.
Cite
CITATION STYLE
Puspa Arum, D., Munazilah, S. N., Rahmadiani, M., Twin Ramadhisa, R. D., Karimah, R., Amelia Santoso, R., … Paulina Situmorang, S. (2022). STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM DI KELURAHAN MANUKAN KULON MELALUI WORKSHOP PEMANFATAAN DIGITALISASI. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Patikala, 1(4), 286–296. https://doi.org/10.51574/patikala.v1i4.448
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.