Abstract
Perhitungan kualitas geometri jalan rel dapat diperoleh dengan menggunakan rumusstandar perkeretaapian Indonesia. Hasil perhitungan untuk KA. Galunggung tahun 2018 memperoleh nilai maksimum sebesar 37,44. Sedangkan untuk KA.EM-120 pada tahun 2019 memperoleh nilai maksimum sebesar 40,75. Hasil perhitungan kedua kualitas geometri tersebut memiliki perbedaan nilai, yang selanjutnya dijadikan tolak ukur untuk pengukuran yang dilakukan secara manual. Nilai geometri aktual dengan penyimpangan geometri 25 mm – 40 mm, selanjutnya di modelkan dengan progam bantu perangkat lunak dengan simulasi Finite Elemen Method (FEM). Dimensi serta propeti material sesuai dengan keadaan yang ada di lokasi penelitian, dimensi bantalan beton tipe N-67 = 2000 x 250 x 215 mm, properti material (Fc ’ ) = 54 MPa dengan kuat tarik wire prestressed = 1400 MPa, tipe rel 54 dan material balas yang digunakan sesuai dengan PM.60 tahun 2012. Beban aksial yang bekerja sesuai perhitungan passing tonnage 16.241 Kg, dengan beban lateral sesuai kondisi penyimpangan serta distribusi beban pada setiap bantalan. Dari hasil analisa pada nilai penyimpangan kategori 3 (25 < 25 mm), jika nilai penyimpangan geometri sudah masuk pada kategori 2 maka harus dilakukan investigasi perawatan.
Cite
CITATION STYLE
Fistcar, W. A., Widyastuti, H., Iranata, D., & Prastyanto, C. A. (2020). Pengaruh Parameter Track Quality Indeks (Tqi) Terhadap Perilaku Bantalan Beton. Jurnal Aplikasi Teknik Sipil, 18(1), 131. https://doi.org/10.12962/j2579-891x.v18i1.6274
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.