Manajemen Anestesi Peritonitis Eksplorasi pada Anak Usia 5 Tahun

  • Lailatut Toriqoh
  • Sharlene Sabrina Azzahra
  • Ari Wahyuni
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Peritonitis merupakan kegawatdaruratan bedah dengan etiologi yang bervariasi dengan angka kematian yang tinggi, terutama pada anak-anak. Penyebabnya terjadinya pertitonitis dapat berupa perforasi saluran usus, pankreatitis, penyakit panggul, tukak lambung, sirosis, atau apendix yang pecah.. Peritonitis salah satu penyebab kematian tersering pada penderita bedah dengan mortalitas sebesar 10-40%. Pada pembedahan laparatomi umumnya jenis anastesi yang digunakan adalah jenis anastesi umum inhalasi. Laparatomi merupakan salah satu prosedur definitif peritonitis yang bersifat mayor, dengan melakukan penyayatan pada lapisan-lapisan dinding abdomen untuk mendapatkan bagian organ abdomen yang mengalami masalah. Laparotomi ekspolrasi yang dilakukan pada pasien ini menggunakan teknik anestesi general dan membutuhkan pengawasan yang adekuat serta dosis yang tepat mengingat usia pasien. Anastesi umum adalah suatu keadaan tidak sadar yang bersifat sementara yang diikuti oleh hilangnya rasa nyeri di seluruh tubuh akibat pemberian obat anestesia. Laporan kasus ini membahas manajemen anestesi peritonitis eksplorasi pada anak usia 5 tahun dengan peritonitis

Cite

CITATION STYLE

APA

Lailatut Toriqoh, Sharlene Sabrina Azzahra, & Ari Wahyuni. (2022). Manajemen Anestesi Peritonitis Eksplorasi pada Anak Usia 5 Tahun. NUTRIENT, 2(1), 69–79. https://doi.org/10.36911/nutrient.v2i1.1327

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free