PERBEDAAN TINGKAT ASUPAN ENERGI DAN LEMAK SERTA AKTIVITAS FISIK BERDASARKAN STATUS OBESITAS SENTRAL PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD WANGAYA, KOTA DENPASAR

  • Ambartana I
  • Andari N
N/ACitations
Citations of this article
27Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kejadian obesitas sentral dapat terjadi karena adanya perubahan gaya hidup seperti tingginya konsumsi minuman beralkohol, kebiasaan merokok, tingginya konsumsi makanan berlemak, rendahnya konsumsi sayuran dan buah, dan kurangnya aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan tingkat konsumsi energi, lemak dan aktivitas fisik berdasarkan status obesitas sentral pada pasien rawat jalan di RSUD Wangaya. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan rancangan kasus kontrol. Populasi adalah semua pasien yang berkunjung ke Poliklinik RSUD Wangaya dan sampel adalah pasien laki – laki dan perempuan berumur di atas 20 tahun dan tidak memiliki penyakit komplikasi berat. Data diperoleh dengan metode wawancara dan pencatatan hasil pengukuran. Berdasarkan hasil analisis uji statistik Independent t-test disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara tingkat konsumsi energi (p = 0,019) dan tingkat konsumsi lemak (p = 0,047) berdasarkan status obesitas sentral. Terdapat pula perbedaan yang signifikan antara aktivitas fisik (p = 0,006) berdasarkan status obesitas sentral. Disarankan kepada pasien dengan risiko obesitas sentral untuk menjaga pola makan, gaya hidup dan aktivitas fisik sehingga penyakit degeneratif yang timbul akibat obesitas dapat dihindari

Cite

CITATION STYLE

APA

Ambartana, I. W., & Andari, N. W. (2015). PERBEDAAN TINGKAT ASUPAN ENERGI DAN LEMAK SERTA AKTIVITAS FISIK BERDASARKAN STATUS OBESITAS SENTRAL PADA PASIEN RAWAT JALAN DI RSUD WANGAYA, KOTA DENPASAR. GIZI INDONESIA, 38(1), 21. https://doi.org/10.36457/gizindo.v38i1.164

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free