Efek Ganja Medis pada Pasien Parkinson: A Literature Review of Clinical Evidence

  • Komalasari R
N/ACitations
Citations of this article
48Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ganja atau ganja medis adalah obat psikedelik yang terdiri dari komponen tinggi lipofilik tetrahydrocannabinol (THC) dan Cannabidiol (CBD) yang berasal dari tanaman C. sativa dan C. indica. Penyakit Parkinson (PP), di mana interaktivitas jalur sinyal biokimia dan seluler menginduksi sistem kanabinoid endogen, sistem neuromodulatory, mentransmisikan efek fisiologis spesifik ketika dipasangkan dengan reseptor G-protein-coupled (GPCR) melalui reseptor kanabinoid tipe 1 (CB1) dan reseptor kanabinoid tipe 2 (CB2), merintis perubahan dalam sistem saraf dan kekebalan tubuh. Banyak penelitian terbaru menunjukkan bahwa interaksi antara sistem ganja dan dopamin di daerah ganglia basal mengurangi diskinesia (LID) akibat levodopa dan gejala lainnya. Karena terbatasnya pilihan pengobatan farmakologi yang tersedia untuk PP, penelitian mendalam dengan uji klinis sangat penting dalam pencarian molekul dengan studi potensial terapeutik dalam berbagai pekerjaan epidemiologi PP untuk meningkatkan transmisi saraf. Makalah ini mengulas modus tindakan cannabinoid dalam PP.

Cite

CITATION STYLE

APA

Komalasari, R. (2023). Efek Ganja Medis pada Pasien Parkinson: A Literature Review of Clinical Evidence. Journal of Islamic Pharmacy, 8(1), 44–48. https://doi.org/10.18860/jip.v8i1.17832

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free