Abstract
Abstract: Upaya meningkatkan produksi ASI salah satunya dengan meningkatkan asupan lactogogum. Daun katuk dan buah pepaya hijau mempunyai efek lactogogum . Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perbedaan Konsumsi Buah Pepaya Hijau dan Daun Katuk terhadap Peningkatan ASI Perah Pada Ibu Nifas. Penelitian menggunakan desain Quasi eksperimental yaitu dengan rancangan pre-post two treatment comparison. Responden yaitu ibu nifas sejumlah 30 orang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu elompok Daun katuk dan kelompok Buah papaya hijau. Uji statistik dengan menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian pada hari ke-1 Kelompok pemberian Daun katuk mengalami peningkatan rerata volume ASI sebesar 10,7 ml. Kelompok pemberian buah papaya hijau juga mengalami peningkatan rerata volume ASI sebesar 11,4 ml. Ada perbedaan volume produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada hari ke-1 pada kelompok daun katuk dan buah pepaya hijau. Pada hari ke-7 Kelompok pemberian Daun katuk mengalami peningkatan rerata volume ASI sebesar 138,7 ml. Kelompok pemberian buah papaya hijau juga mengalami peningkatan rerata volume ASI sebesar 116,7 ml. Ada perbedaan volume produksi ASI sebelum dan sesudah diberikan intervensi pada hari ke-7 pada kelompok daun katuk dan buah pepaya hijau. Tidak ada perbedaan pemberian Daun katuk dan Buah papaya hijau dengan peningkatan volume produksi ASI perah pada ibu nifas.
Cite
CITATION STYLE
Mulyaningsih, S., Ciptiasrini, U., & Ginting, A. S. br. (2023). PERBEDAAN KONSUMSI BUAH PEPAYA HIJAU DAN DAUN KATUK TERHADAP PENINGKATAN ASI PERAH PADA IBU NIFAS DIWILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMPANG PESAK KABUPATEN BELITUNG TIMUR TAHUN 2022. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(5), 1488–1497. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i5.779
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.