Edukasi Terhadap Kebijakan Bersosial Media di Era Milenial di SMP Muhammadiyah Parakan

  • Amirudin A
  • Nurmono N
  • Yulianto Y
N/ACitations
Citations of this article
20Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pemanfaatan teknologi internet saat ini memberikan kontribusi besar dalam dunia pendidikan, terutama bagi siswa. Namun, risiko dari eksposur terhadap konten negatif seperti pornografi, kekerasan, dan hoaks juga meningkat, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Selain itu, kecanduan terhadap game dan aplikasi daring juga menjadi masalah serius yang perlu diperhatikan. Dalam konteks ini, pendekatan holistik dalam mengelola dampak negatif teknologi internet terhadap generasi milenial menjadi semakin penting. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang merancang kegiatan edukasi tentang kebijakan bersosial media pada era milenial di SMP Muhammadiyah Parakan Tangerang Selatan. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi melalui penyuluhan dan diskusi, serta evaluasi keefektifan metode. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 peserta dari kalangan guru dan murid, yang memperoleh pemahaman lebih baik tentang penggunaan media sosial secara bijak. Hasil dan pembahasan kegiatan menunjukkan bahwa peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dan memperoleh wawasan yang lebih baik tentang pentingnya menjaga produktivitas dan meminimalisir dampak negatif dari interaksi di media sosial. Diharapkan bahwa kegiatan ini dapat menjadi langkah konkret dalam upaya memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar, tentang pentingnya menggunakan media sosial secara bertanggung jawab.

Cite

CITATION STYLE

APA

Amirudin, A., Nurmono, N., & Yulianto, Y. (2024). Edukasi Terhadap Kebijakan Bersosial Media di Era Milenial di SMP Muhammadiyah Parakan. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(4), 265–270. https://doi.org/10.59837/qfd8fj12

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free