Efektivitas Konseling Marital Untuk Mengembangkan Gaya Penyelesaian Konflik Yang Konstruktif Pada Pasangan

  • Hutami O
  • Sadarjoen S
  • Nugraha S
N/ACitations
Citations of this article
36Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Konflik ataupun perselisihan perkawinan yang belum terselesaikan biasanya mengakibatkan turunnya tingkat kesejahteraan diri pasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan gaya penyelesaian konflik antara pasangan yang telah menikah dibawah 5 tahun melalui pendekatan konseling marital dan mengembangkan konflik yang konstruktif, diharapkan menyelesaikan konflik secara  konstruktif. Penyusunan konseling marital dengan menggunakan pendekatan konstruktif dari Olson (2006) pertama kali diuji coba pada dua pasangan suami istri yang berada pada usia pernikahan < 5 tahun di kota Bandung, Jawa Barat. Hasil menunjukkan bahwa konseling marital ini bisa meningkatkan pemahaman partisipan mengenai konflik perkawinan yang konstruktif. Selain itu, konseling marital bisa mengembangkan gaya penyelesaian konflik antra pasangan yang sudah menikah < 5 tahun perkawinan dengan menyelesaikan konseling marital secara konstruktif. Hal ini dikarenakan sebagian besar partisipan menganggap bahwa tujuan konseling ini menjadi realistis dan relevan bagi mereka. Selanjutnya, tujuan para partisipan dapat dicapai sesuai dalam pembelajaran dengan pendekatan atau metode konstruktif.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hutami, O. S., Sadarjoen, S. S., & Nugraha, S. (2022). Efektivitas Konseling Marital Untuk Mengembangkan Gaya Penyelesaian Konflik Yang Konstruktif Pada Pasangan. Schema: Journal of Psychological Research, 45–58. https://doi.org/10.29313/schema.v0i0.11030

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free