Abstract
AbstrakPenelitian ini bertujuan mengetahui: (1) Aspek-aspek permukiman, dan (2) Faktor-faktor yang menyebabkan kurangnya kualitas lingkungan permukiman di Hunian Tetap. Penelitian ini dilaksanakan di Hunian Tetap Pager Jurang Desa Kepuharjo dan Hunian Tetap Cancangan Desa Wukirsari. Pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan aspek-aspek permukiman cukup lengkap, yaitu: 1) Bangunan rumah kuat, 2) Ventilasi baik, 3) Penerangan baik, 4) Pengadaan air baik, 5) Fasilitas untuk mandi baik, 6) Sistem pembuangan sampah dan limbah baik, 7) Pembuangan tinja baik, 8) Permukiman overcrowded, 9) Tidak terjadi kebisingan, 10) Letak permukiman pada lokasi aman, 11) Jarak permukiman dengan fasilitas umum, 12) Prilaku pemiliki rumah, 13) Ada tidaknya serangga dalam rumah, 14) Fasilitas umum, dan 15) Jalan di areal permukiman. Faktor yang menyebabkan kurangnya kualitas lingkungan permukiman, antara lain: kondisi rumah belum sempurna, belum tersedia tempat sampah, penerangan masih kurang, permukiman overcrowded, dan belum tersedia dapur sehingga membangun dengan biaya sendiri. Kata kunci: Kualitas Lingkungan Permukiman, Hunian Tetap
Cite
CITATION STYLE
Istiqomah, A., & Setyawati, S. (2017). KUALITAS LINGKUNGAN PERMUKIMAN HUNIAN TETAP MASYARAKAT KORBAN ERUPSI GUNUNG MERAPI TAHUN 2010. Geomedia: Majalah Ilmiah Dan Informasi Kegeografian, 14(2). https://doi.org/10.21831/gm.v14i2.13819
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.