Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menemukan bukti empiris pengaruh kinerja keuangan, struktur kepemilikan dan corporate govercance terhadap praktik pengungkapan pihak berelasi pada perusahaan-perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Konsisten dengan penelitian sebelumnya terkait pengungkapan pihak berelasi, dalam penelitian ini, tingkat pengungkapan pihak berelasi diuji dengan menggunakan indeks pengungkapan berdasar persyaratan wajib dalam Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 7 (Revisi 2010) tentang Pengungkapan Pihak-Pihak Berelasi. Hasil uji signifikansi parsial (uji t) menunjukkan bahwa ukuran perusahaan, profitabilitas, kepemilikan manajerial, dan jumlah anggota komite audit berpengaruh positif signifikan terhadap pengungkapan pihak-pihak berelasi. Selanjutnya, hasil penelitian mengkonfirmasi bahwa kepemilikan institusional dan proporsi komisaris independen tidak berpengaruh signifikan terhadap tingkat pengungkapan pihak berelasi.
Cite
CITATION STYLE
Izzaty, K. N., & Kurniawan, P. C. (2018). Pengaruh Kinerja Keuangan, Struktur Kepemilikan dan Corporate Governance Terhadap Tingkat Kepatuhan Pengungkapan Transaksi Pihak Berelasi Pasca Konvergensi IFRS. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskil, 8(2), 215–228. https://doi.org/10.55601/jwem.v8i2.572
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.