Abstract
Resiliensi akademik merupakan kemampuan yang dimiliki individu untuk mempertahankan diri dalam menghadapi tekanan maupun permasalahan akademik. Remaja yang sedang berada dalam fase storm and stress dapat memunculkan rasa tertekan ketika dihadapkan dengan permasalahan akademik sehingga rentan untuk mengalami stress, depresi, ataupun bunuh diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode cooperative learning pada pembelajaran remaja dalam meningkatkan resiliensi akademik. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah quasi-experiment (one-group pretest-posttest design) dengan purposive sampling dalam pemilihan partisipan. Partisipan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 14 orang remaja, usia 12-17 tahun yang berada dibawah naungan WVI (Wahana Visi Indonesia). Dalam penelitian ini, pengambilan data dilakukan menggunakan skala resiliensi akademik ARS-30 (Academic Resilience Scale). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode cooperative learning tidak signifikan dalam meningkatkan resiliensi akademik dengan hasil p=0,475 ( p>0,05)
Cite
CITATION STYLE
Laura, A., Nugroho, A. D., Wulandari, A. A., Wibisono, A. B., & Budiman, D. T. (2022). Pengaruh Cooperative Learning Terhadap Resiliensi Akademik Remaja. Psychopreneur Journal, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.37715/psy.v6i1.2458
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.