Tren Urban Farming Selama Pandemi Covid-19 dan Manfaatnya Terhadap Lingkungan dan Gizi Masyarakat

  • Afrah
  • Alodia A
  • Sitompul A
N/ACitations
Citations of this article
62Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Urban farming adalah suatu bentuk kegiatan komersial atau non-komersial yang berkaitan dengan produksi, distribusi dan konsumsi bahan pangan atau produk pertanian lainnya yang berlangsung di lingkungan perkotaan. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan literature review. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tren urban farming pada masa pandemi Covid-19 serta manfaatnya bagi gizi dan lingkungan. Pada masa pandemi Covid-19, pemerintah Indonesia menganjurkan agar masyarakat Indonesia melakukan aktivitas sehari-hari di rumah, baik itu kegiatan bekerja maupun sekolah. Dikarenakan masyarakat menetap di rumah, trend urban farming menjadi pilihan yang diminati masyarakat selama masa pandemi Covid-19. Kegiatan urban farming membawa berbagai manfaat bagi lingkungan dan gizi masyarakat. Penerapan urban farming dapat membantu menurunkan suhu di perkotaan dan menurunkan suhu pada bangunan sehingga penggunaan pendingin ruangan dapat diminimalisir. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa penerapan urban farming dapat menurunkan tingkat polusi udara. Selain itu, dengan praktik urban farming, manfaat bagi aspek gizi diantaranya adalah meningkatkan ketahanan pangan dan meningkatkan status gizi masyarakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Afrah, Alodia, A. R., & Sitompul, A. O. (2021). Tren Urban Farming Selama Pandemi Covid-19 dan Manfaatnya Terhadap Lingkungan dan Gizi Masyarakat. HEALTH CARE : JURNAL KESEHATAN, 10(2), 337–345. https://doi.org/10.36763/healthcare.v10i2.150

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free