Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menjawab pertanyaan mengenai bagaimana kinerja keuangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Provinsi Jambi dalam hal efisiensi dan efektivitas pengelolaan anggaran dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard (BSC). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan studi kasus, di mana data yang dianalisis berupa laporan keuangan resmi rumah sakit tahun 2023 dan 2024 yang diperoleh melalui studi kepustakaan daring. Analisis dilakukan dengan menghitung sejumlah rasio keuangan, antara lain profit margin, current ratio, collection period, return on investment, debt to asset ratio, asset turnover, dan cost recovery rate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan RSUD Raden Mattaher pada tahun 2024 mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, rasio likuiditas dan solvabilitas menunjukkan kecenderungan memburuk, sementara efektivitas pemanfaatan aset juga menurun. Penelitian ini memberikan dampak praktis berupa rekomendasi perlunya strategi diversifikasi pendapatan, peningkatan efisiensi biaya operasional, serta penguatan tata kelola keuangan berbasis kinerja. Secara teoritis, hasil penelitian ini memperkaya kajian mengenai implementasi Balanced Scorecard dalam pengukuran kinerja rumah sakit daerah sebagai lembaga publik yang berstatus BLUD.This study aims to answer the question of how the financial performance of Raden Mattaher Regional General Hospital, Jambi Province, can be evaluated in terms of efficiency and effectiveness of budget management using the Balanced Scorecard (BSC) concept. The research employs a descriptive qualitatitative approach with a case study method, in which the data analyzed consist of official hospital financial reports for 2023 and 2024 obtained through an online desk study. The analysis was carried out by calculating several financial ratios, including profit margin, current ratio, collection period, return on investment, debt to asset ratio, asset turnover, and cost recovery rate. The findings indicate that the hospital’s financial performance in 2024 experienced a significant decline compared to previous year. In addition, liquidity and solvency ratios showed a worsening trend, while the effectiveness of asset utilization also decreased. The study provides practical implications in the form of recommendations for revenue diversification, improving operational cost efficiency, and strengthening performance-based financial governance. Theoretically, the results enrich the body of knowledge regarding the implementation of the Balanced Scorecard in measuring the performance of regional public hospitals as public service agencies with BLUD status.
Cite
CITATION STYLE
Rahmadani, I., Wijaya, R., & Lutfi, L. (2025). Pengukuran Kinerja Rumah Sakit Umum Daerah Raden Mattaher Provinsi Jambi Dengan Konsep Balanced Scorecard. Jurnal Akuntansi & Keuangan Unja, 10(04), 401–410. https://doi.org/10.22437/jaku.v10i04.48806
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.