Abstract
Kewirausahaan merupakan faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat, terutama bagi kalangan muda di lembaga pendidikan non-formal seperti pondok pesantren. Pendidikan kewirausahaan di pesantren tidak hanya memberikan keterampilan ekonomi, tetapi juga membentuk karakter santri yang berlandaskan nilai-nilai Islam. Pelaksanaan pelatihan di Pondok Pesantren Bukit Al-Qur'an dilakukan dengan fokus pada pemahaman konsep kewirausahaan, penguasaan keterampilan produksi, pemasaran, dan manajemen keuangan, serta simulasi bisnis. Pelatihan ini dilaksanakan dalam empat tahap: Peningkatan pemahaman kewirausahaan, pengembangan keterampilan praktis, pengenalan pemasaran dan manajemen keuangan serta simulasi bisnis dan pengalaman langsung. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman santri tentang kewirausahaan, mengasah keterampilan praktis dalam produksi dan pemasaran, menumbuhkan mentalitas kewirausahaan yang berfokus pada keberkahan dan manfaat sosial, serta berkontribusi pada perubahan karakter santri seperti peningkatan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kejujuran dalam berbisnis, membuktikan bahwa pendidikan kewirausahaan berbasis pesantren dapat menciptakan generasi mandiri dan berdaya saing sekaligus berperan dalam pengembangan ekonomi masyarakat sekitar.Entrepreneurship is a crucial factor in enhancing the economic well-being of communities, especially for young people in non-formal educational institutions like Islamic boarding schools. Entrepreneurship education in these schools not only imparts economic skills but also shapes the character of students based on Islamic values. The training at Pondok Pesantren Bukit Al-Qur'an focuses on understanding entrepreneurship concepts, mastering production skills, marketing, financial management, and business simulations. This training is conducted in four stages: enhancing entrepreneurship understanding, developing practical skills, introducing marketing and financial management, and providing business simulations and hands-on experience. The training aims to improve students' understanding of entrepreneurship, hone practical skills in production and marketing, foster an entrepreneurial mindset focused on blessings and social benefits, and contribute to character development such as increased discipline, responsibility, and honesty in business, proving that pesantren-based entrepreneurship education can create independent and competitive generations while contributing to the economic development of the surrounding community.
Cite
CITATION STYLE
Khusni, K. (2025). Berwirausaha dengan Hati. Jurnal IPTEK Bagi Masyarakat, 4(3), 223–231. https://doi.org/10.55537/j-ibm.v4i3.1095
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.