ISOLASI DAN PENETAPAN KADAR SENYAWA ANTIFUNGAL p-Methoxybenzylidene p-aminophenol DARI AKAR Acacia mangium

  • Hidayati N
N/ACitations
Citations of this article
58Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Acacia mangium Willd. (mangium) adalah salah satu tanaman utama dalam program pembangunan Hutan Tanaman Industri (HTI). Saat ini Ganoderma sp. dilaporkan banyak menyerang pertanaman HTI mangium terutama di Sumatera dan Kalimantan. Penelitian sebelumnya telah berhasil mengisolasi senyawa yang bersifat antifungal dari akar Acacia mangium sehat yang mempunyai aktivitas terhadap Ganoderma sp. Hasil identifikasi dengan GC-MS menunjukkan senyawa tersebut termasuk dalam golongan senyawa fenolik, p- Methoxybenzylidene p-aminophenol. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengetahui kadar senyawa antifungal p-Methoxybenzylidene p-aminophenol dari akar mangium sehat yang mempunyai aktivitas terhadap Ganoderma sp. Penelitian ini menggunakan materi berupa akar mangium sehat dari kebun benih mangium generasi pertama di Wonogiri Jawa Tengah. Akar mangium yang telah dipisahkan antara bagian luar dan bagian dalam dimaserasi dengan pelarut n-heksana dan metanol. Isolasi senyawa antifungal menggunakan metode kromatografi lapis tipis, kromatografi kolom dan kromatografi lapis tipis preparatif. Penetapan kadar senyawa antifungal dilakukan dengan KLT - densitometer terhadap enam nomor famili pohon yang berbeda. Senyawa antifungal diisolasi dari ekstrak metanol akar mangium sebelah dalam, yang pada penelitian sebelumnya menunjukkan aktivitas tertinggi pada jamur Fusarium sp. dan Ganoderma sp. Hasil dari penetapan kadar dengan metode KLT densitometer mengindikasikan bahwa kadar tertinggi ditunjukkan oleh nomor famili pohon 44 (40,52% b/b) dan kadar terendah ditunjukkan oleh nomor famili pohon 67 (19,88% b/b).

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayati, N. (2012). ISOLASI DAN PENETAPAN KADAR SENYAWA ANTIFUNGAL p-Methoxybenzylidene p-aminophenol DARI AKAR Acacia mangium. JURNAL PEMULIAAN TANAMAN HUTAN, 6(2), 115–128. https://doi.org/10.20886/jpth.2012.6.2.115-128

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free