IMPLEMENTASI PENGGUNAAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DALAM PENCEGAHAN SEDIAAN OBAT EXPIRED DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN PASANGKAYU

  • Fadhilah N
  • Jangga J
  • Anjani Q
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pengendalian bertujuan untuk memastikan pencapaian tujuan yang telah direncanakan. Pengendalian bukan hanya untuk mendeteksi kesalahan, tetapi juga untuk mencegah dan memperbaikinya jika terjadi. Proses pengujian dilakukan sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan kegiatan, hingga hasil akhir tercapai. Dengan adanya kontrol, diharapkan unit kontrol dapat digunakan secara efisien, dan kegiatan manajerial yang efektif dalam perusahaan dikenal sebagai pengendalian internal. Tujuan dari penelitian ini yaitu Untuk mengetahui pengendalian jumlah pemesanan optimum obat, meminimalkan obat Expayer Date, dan mengetahui buffer stock dan reorder point (ROP). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengendalian/pengawasan persediaan obat melalui stock opname, kartu stok, buku defekta dan laporan bulanan dengan jumlah pemesanan optimum obat AMLODIPIN yaitu 16.490 strip obat setiap kali pesan, dilakukan pemesanan kembali ketika stok obat sudah mencapai 8.747 strip agar bisa meminimalkan obat expired, Buffer stock atau safety stock pada obat AMLODIPIN yaitu 5.879 strip, dan Reorder Point (ROP) obat AMLODIPN yaitu 8.747 pada instalasi farmasi Dinas Kesehatan Kabupaten Pasangkayu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fadhilah, N., Jangga, J., & Anjani, Q. K. (2024). IMPLEMENTASI PENGGUNAAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY DALAM PENCEGAHAN SEDIAAN OBAT EXPIRED DI DINAS KESEHATAN KABUPATEN PASANGKAYU. Pharmacology And Pharmacy Scientific Journals, 3(2), 113–118. https://doi.org/10.51577/papsjournals.v3i2.683

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free