Pendayagunaan Gaya Bahasa dalam Wacana Kampanye

  • Subahnan S
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengungkapkan muatan-muatan pada pendayagunaan gaya bahasa dalam wacana kampanye. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian analisis wacana kritis yang menganalisis wacana dengan tiga dimensi secara simultan, yaitu (1) deskripsi teks-teks kampanye, (2) interpretasi praktik wacana, dan (3) eksplanasi praktik sosiokultural. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa pendayagunaan gaya bahasa dalam wacana kampanye mengandung muatan politis: mengonkretkan yang abstrak, mengaburkan maksud, menguatkan pesan ideologi, menginformasikan atau menjelaskan sesuatu, meyakinkan massa pemilih, memengaruhi massa pemilih, menonjolkan diri, menonjolkan pelaku, mencitrakan diri capres-cawapres, menunjukkan solidaritas, menghormati pihak lain, mengontraskan dua konsep, membantah kampanye hitam, mengelak atau menghindari kritik, mengancam lawan, mengkritik kebijakan pemerintah, menyindir bangsa sendiri, mengajak atau memerintahkan rakyat atau massa pemilih untuk mendukung visi, misi, atau program, dan mengarahkan pemilih untuk memilih capres-cawapres tertentu.

Cite

CITATION STYLE

APA

Subahnan, S. (2017). Pendayagunaan Gaya Bahasa dalam Wacana Kampanye. Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, Dan Pengajaran, 1(1), 82–93. https://doi.org/10.29407/jbsp.v1i1.471

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free