Abstract
Wilayah Indonesia memiliki bencana geologis yang lengkap, yaitu gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami dan gerakan bumi. Dalam upaya untuk memperkuat kapasitas masyarakat untuk menghadapi bencana, belajar tentang bencana geologis diperlukan. Agar pembelajaran dapat dicapai dengan cepat dan tepat sasaran, sebuah metode digunakan melalui konsep modifikasi Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan belajar dilakukan dalam sebuah acara di Bale Desa Hegarmanah di desa Hegarmanah. Desa Hegarmanah adalah ibu kota Kecamatan Jatinangor. Peserta terdiri dari perwakilan masyarakat dari masing-masing Rukun Warga di desa dengan berbagai profesi, ada guru, ibu rumah tangga, karyawan, dan staf desa. Kegiatan ini dibantu oleh beberapa siswa yang mengikuti KKN. Pemberi materi pembelajaran adalah dosen pengawas lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan perubahan signifikan. Ini dinilai dari pengetahuan sebelum dan sesudah aktivitas yang diketahui dari hasil tes sebelum dan sesudah pelaksanaan kegiatan seminar, konseling dan pembelajaran. Berdasarkan analisis, hanya ada 9% pada pertanyaan kesembilan yang tidak sesuai target, yaitu mengenai pengetahuan dari beberapa aplikasi Android untuk bahaya geologi yang dapat dipasang pada smartphone peserta. Ini karena peserta tidak membawa ponsel seluler yang kompatibel dengan sistem ponsel cerdas Android. Untuk melaksanakan kegiatan dalam bentuk seminar dengan konseling dan pembelajaran seperti acara ini, persyaratan untuk peserta dapat disampaikan terlebih dahulu di surat undangan. Manfaat atau kegunaan dari hal-hal yang dibuat dalam acara ini dapat disampaikan dalam undangan sehingga kegiatan sesuai dan tepat sasaran.
Cite
CITATION STYLE
Zakaria, Z. (2019). PEMBELAJARAN UNTUK MASYARAKAT MENGENAI KEBENCANAAN GEOLOGI MELALUI KONSEP MODIFIKASI PRA (PARTICIPATIORY APPARSIAL). Dharmakarya, 8(3), 200. https://doi.org/10.24198/dharmakarya.v8i3.19778
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.