Abstract
Salah satu bahan alam yang melimpah di Indonesia dan tidak dipergunakan dengan maksimal adalah limbah cangkang bekicot. Penelitian sebelumnya melaporkan bahwa cangkang bekicot memiliki kandungan kalsium oksida sebesar 98,63%, sehingga memiliki potensi yang cukup baik dalam pemanfaatan sebagai biomaterial yaitu hidroksiapatit, dimana diketahui hidroksiapatit ini merupakan salah satu bahan dalam implan tulang. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan mengkarakterisasi kalsium hidroksida sebagai bahan raw material hidroksiapatit dari bahan limbah cangkang bekicot. Cangkang bekicot dikalsinasi untuk menghasikan CaO (Kalsium Oksida) dimana CaO akan berubah fasa menjadi Ca(OH) 2 ketika direaksikan dengan air, dengan perlakuan kalsinasi suhu 1000 0 C dalam waktu 5 jam. Ca(OH) 2 (Kalsium Hidroksida) akan di analisis dengan karakterisasi XRD. Hasil analisis data XRD menggunakan metode scherrer yang menunjukan bahwa Kalsium Hidroksida memiliki rata - rata ukuran partikel sekitar 28 nm. Hasil penelitian menunjukan bahwa sampel membentuk satu fasa kalsium hidroksida dengan kemurnian tinggi. Analisis rietica sampel Ca(OH) 2 menunjukkan bahwa reaksi CaO dan air berhasil membentuk fasa Ca(OH) 2 yang ditunjukkan dengan adanya sudut puncak difraksi dimana diperoleh puncak tertinggi pada sudut 2Ө = 34.20 0 sesuai dengan data model AMCSD code_0000116. Kristal yang terbentuk memiliki sel satuan a,b = 3,59122 Å dan c = 4,904649 Å parameter kisi α = b≠c, α = β = 90 0 , γ= 120 0 dengan space group P-3M1.
Cite
CITATION STYLE
Mujiyanti, T., Hariyanto, Y. A., & Ananingtyas, R. S. A. (2021). Analisis Struktur Kristal Kalsium Hidroksida dari Cangkang Bekicot sebagai Kandidat RAW Material Hidroksiapatit Berbasis Bahan Alam. Briliant: Jurnal Riset Dan Konseptual, 6(4), 890. https://doi.org/10.28926/briliant.v6i4.811
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.