Perubahan Fungsi pada Ornamen Tionghoa Gereja Santa Maria De Fatima Jakarta

  • Kosasih R
  • Haryono T
  • Nugraha W
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Gereja Santa Maria de Fatima merupakan sebuah bangunan rumah tinggal seorang kapitan Tionghoa. Pater Wilhelmus Kraus Van Eiden. SJ mengubah dan menetapkan bangunan rumah tinggal tersebut sebagai gereja Katholik. Sebagian ornamen–ornamen Tionghoa yang dipertahankan dianggap memiliki nilai filosofis karena pemilik sebelumnya merupakan seorang kapitan yang memilik kepercayaan Konfusius, Taoisme, dan Buddha (Tridharma). Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui elemen visual pada ornamen Tionghoa dan perubahan fungsi ornamen Tionghoa gereja Santa Maria de Fatima pada saat menjadi rumah tinggal dan setelah menjadi bangunan gereja. Teori yang digunakan pada artikel ini adalah estetika. Hasil memperlihatkan bahwa terdapat perubahan fungsi pada beberapa ornamen Tionghoa yang dipertahankan, dan melalui elemen visual pada ornamen Tionghoa dapat memberikan budaya baru di dalam gereja Katholik Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ornamen Tionghoa yang dipertahankan memiliki bentuk khas yang memiliki nilai loso s yang berkaitan dengan nilai religi dan kebudayaan pemilik rumah ,fungsi ornamen Tionghoa juga berubah setelah bangunan dialih fungsikan sebagai bangunan gereja. Perubahan fungsi tergantung pada sudut pandang manusia itu sendiri.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kosasih, R. I., Haryono, T., & Nugraha, W. (2020). Perubahan Fungsi pada Ornamen Tionghoa Gereja Santa Maria De Fatima Jakarta. Jurnal Kajian Seni, 6(1), 38. https://doi.org/10.22146/jksks.52230

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free