Abstract
Telah dilakukan penelitian pembentukan sistem dispersi padat klaritromisin-Eudragit L100. Dispersi padat dibuat dengan perbandingan berat (b/b) menggunakan metode pelarutan. Analisa DTA dispersi padat diperoleh pada Eudragit L 100 mempengaruhi posisi dan ketajaman puncak. Analisa difraksi sinar-x menunjukkan bahwa dispersi padat klaritromisin – Eudragit L 100 berupa amorf dan tidak menghasilkan fase kristalin baru. Hasil analisis SEM dispersi padat menunjukkan kristal Eudragit L 100 lebih kecil (amorf) dan menempel pada permukaan kristal klaritromisin. Analisis spektrofotometer IR menunjukkan tidak ada interaksi kimia antara klaritromisin – Eudragit L 100. Penetapan kadar klaritromisin dengan KCKT fase gerak metanol dan 0,067 M KH2PO4 13:7 ditambah asam fospat pH 4,0. Hasil profil disolusi pada waktu 60 menit berturut-turut untuk klaritromisin 45,73%, CF (1:1) 49,86 %, DP (1:1) 51,53 %, DP (2:1) 55,87 % dan DP (1:2) 58,97 % Dispersi padat 1:2 (b/b) memiliki peningkatan laju disolusi jika dibandingkan dengan klaritromisin.
Cite
CITATION STYLE
Noviyanty, Y., Ben, E. S., & Zaini, E. (2016). Studi Sistem Dispersi Padat Klaritromisin – Eudragit L100. Jurnal Sains Farmasi & Klinis, 2(2), 183. https://doi.org/10.29208/jsfk.2016.2.2.68
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.