Peranan Diplomat Indonesia dalam Memperjuangkan Palestina di PBB (Masa Presidency of the UNSC Mei 2019)

  • Rezasyah T
N/ACitations
Citations of this article
84Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pada bulan Mei 2019, Indonesia menjabat sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB dan selama satu bulan penuh masa kepresidenannya, Indonesia berupaya untuk berkontribusi dalam mewujudkan perdamaian dunia dengan mengangkat tema "Investing in Peace”. Artikel ini akan menjelaskan peran yang dilakukan diplomat Indonesia dalam membela Palestina selama masa presidensi tersebut, terutama terkait dengan berlanjutnya pembangunan permukiman ilegal Israel di Tepi Barat. Riset dilakukan secara kualitatif dengan menelaah dokumen resmi maupun media massa, serta melakukan wawancara dengan narasumber primer. Konsep yang digunakan dalam riset ini adalah national role conception dari Holsti. Temuan penelitian ini adalah bahwa para diplomat Indonesia menjalankan perannya dalam memperjuangkan Palestina didorong oleh national role conception sebagai bastion of revolution liberator atau sebagai bangsa yang ingin menghapuskan penjajahan di negara lain, yaitu Palestina.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rezasyah, T. (2019). Peranan Diplomat Indonesia dalam Memperjuangkan Palestina di PBB (Masa Presidency of the UNSC Mei 2019). Jurnal ICMES, 3(2), 122–136. https://doi.org/10.35748/jurnalicmes.v3i2.55

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free