Konflik Peran Ganda Dan Dukungan Sosial Pasangan Bagi Pekerja Dalam Prespektif Teori Robert K. Merton

  • Farida F
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuani penelitiani ini yaknii untuki mengujii secarai empiriki korelasi antara ikonflik iperan ganda dan idukungan isosial pasangan terhadap iprestasi dan ikesejahteraan ipsikologis ipekerja. Untuk imenjawab ipermasalahan dan tujuani ipenelitian, imaka peneliti imenggunakan teori ifungsionalisme strukturali yang idipopulerkan oleh iRobert K. iMerton sebagai ikajian dalam menganalisai permasalahani yang ada yakni ikonflik iperan iganda dan dukungani sosial ipasangan bagi ipekerja. Hasil ipenelitian iberkaitan idengan tujuani penelitiani yang imenjelaskani konflik peran iganda iberpengaruh terhadap prestasi kerja, hasil ipenelitian ini imenunjukkan konfliki peran ganda mempengaruhii prestasi ikerja, inamun hanya beberapai pekerjai yang mengalaminya. iSelanjutnya yaitu imenjelaskan idukungan sosial ipasangan berpengaruhi terhadapi konfliki peran iganda, hasil ipenelitian ini imenunjukan dukungani sosial ipasangan sangat iberperan pentingi ketika buruh iperempuan mengalamii konfliki peran. Yang terakhiri yaitu idukungan isosial ipasangan berpengaruhi terhadap iprestasi kerja dan ikesejahteraan ipsikologis, hasil penelitiani menunjukani bahwa dukungani sosial mempengaruhii prestasi ikerja dan idukungan sosial ipasangan sangat iberperan ipenting untuk kesejahteraani psikologis ipekerja. Konfliki peran ganda imerupakan ikondisi yang dirasakan iindividu karena isalah satu iperan imengganggu peran yang lain. iDukungan isosial ipasangan yaitu ipercaya bahwa iada iorang ilain yang akan imembantu iketika dalam isuatu imasalah, hal ini akan imemenimalisir itingkat istres yang dialaminya.Kata kunci: Konflik peran, dukungan sosial, psikologis.

Cite

CITATION STYLE

APA

Farida, F. N. (2023). Konflik Peran Ganda Dan Dukungan Sosial Pasangan Bagi Pekerja Dalam Prespektif Teori Robert K. Merton. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 321–325. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i1.4489

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free