Evaluasi Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah di Tengah Maraknya Permohonan Dispensasi Nikah di Provinsi Aceh

  • Afrizal A
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Policy paper ini menguraikan bahwa remaja berada pada masa transisi, yang sangat rentan terhadap pelanggaran dikarenakan salah pergaulan. Dengan demikian, maka banyak dilakukan permohonan dispensasi nikah yang disebabkan oleh kesalahan dan pelanggaran yang dilakukan oleh remaja. Tingginya dispensasi nikah berbanding terbalik dengan adanya program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS). Tujuan kajian ini adalah untuk melakukan analisis kritis evaluasi program BRUS dalam pencapaian tugas dan perkembangan remaja dan fenomena masih banyaknya permohonan dispensasi nikah di Provinsi Aceh. Kajian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Data dianalisis dengan menggunakan model countenance stake dan AHP. Hasil kajian: 1) implementasi program BRUS masih banyak kendala yakni kurang anggaran, terbatasnya kualitas dan kuantitas SDM, kurang fasilitas, kurang materi inovatif, tidak ada konsistensi alokasi anggaran, kesalahan evaluasi; 2) evaluasi dengan countenance stake menghasilkan informasi bahwa kelemahan dalam program BRUS diawali sejak pembangunan kebijakan yang tidak menganalisis sumber daya, maka program tersebut diimplementasikan dengan berbagai keterbatasan sumber daya baik sumber daya berwujud maupun tidak berwujud; 3) evaluasi dengan menggunakan countenance stake menghasilkan 6 (enam) isu kebijakan yang dilakukan pemilihan bobot urgency-nya dengan menggunakan AHP dan diperoleh pengembangan sumber daya sebagai human capital perlu dilakukan transformasi. Human capital dikembangkan dengan strategic positioning, human resource accountability, human resource technology, dan human resource competence. Dengan demikian, human capital merupakan faktor penentu keberhasilan, karena SDM mempunyai kualifikasi dan kompetensi yang bisa dikembangkan, walaupun sumber daya lain mengalami keterbatasan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Afrizal, A. (2025). Evaluasi Program Bimbingan Remaja Usia Sekolah di Tengah Maraknya Permohonan Dispensasi Nikah di Provinsi Aceh. JURNAL ILMIAH GEMA PERENCANA, 3(3), 485–504. https://doi.org/10.61860/jigp.v3i3.173

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free