Edukasi Terstruktur dalam Menurunkan Diabetes Distress dan Meningkatkan Self Efficacy pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II

  • Rahmi H
  • Welly W
N/ACitations
Citations of this article
106Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit kronis yang bersifat kompleks yang terjadi ketika tubuh tidak dapat menghasilkan cukup insulin atau tidak dapat menggunakan insulin, membutuhkan perawatan medis secara terus-menerus dengan pengurangan risiko komplikasi dan resiko multifaktorial  di luar kontrol glikemik. International Diabetes Federation (memperkirakan tahun 2045 di Indonesia akan terjadi peningkatan 14,1% prevalensi diabetes melitus. Sumatera Barat memiliki prevalensi total diabetes mellitus sebanyak 1,5%, pada tahun 2018. Tingginya peningkatan prevalensi diabetes mellitus ini membutuhkan perawatan yang cukup panjang dan terus menerus yang dipengaruhi oleh pengetahuan yang cukup tinggi dalam melakukan aktivitas perawatan diri sehingga dapat mengurangi dan mencegah komplikasi jangka panjang salah satunya Diabetes Distress. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pendidikan kesehatan untuk peningkatan pengetahuan sebagai sarana / media dalam meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien dalam mengontrol kadar glukosa darah. Hasil dan kesimpulan dari kegiatan pengabdiaan ini adalah pasien diabetes melitus sudah diberikan edukasi terstruktur terkait perawatan diri pasien diabetes melitus, sehingga setelah kegiatan pengabdian pasien  dapat melakukan aktifitas nya dengan lebih baik.

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahmi, H., & Welly, W. (2021). Edukasi Terstruktur dalam Menurunkan Diabetes Distress dan Meningkatkan Self Efficacy pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe II. Jurnal Abdidas, 2(2), 453–458. https://doi.org/10.31004/abdidas.v2i2.296

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free