PENGARUH FRAUD HEXAGON TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING DENGAN KOMITE AUDIT SEBAGAI VARIABEL MODERASI

  • Tasya Kamila F
  • Aina Zahra Parinduri
N/ACitations
Citations of this article
121Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh fraud hexagon yang meliputi stimulus, opportunity, rationalization, capability, ego, collusion, terhadap fraudulent financial reporting dengan komite audit sebagai variabel moderasi. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data sekunder berupa data dari laporan keuangan tahunan perusahaan sector industry barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2019-2021. Penelitian menggunakan metode Purposive Sampling dengan hasil 52 perusahaan serta total pengamatan 156 sampel. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil pengujian menunjukan stimulus, opportunity, rationalization, capability, ego berpengaruh signifikan terhadap fraudulent financial reporting sedangkan collusion tidak berpengaruh terhadap fraudulent financial reporting. Serta diperoleh bahwa komite audit memperkuat pengaruh opportunity, rationalization, capability, ego terhadap fraudulent financial reporting sedangkan komite audit tidak memperlemah pengaruh collusion terhadap fraudulent financial reporting.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tasya Kamila, F., & Aina Zahra Parinduri. (2023). PENGARUH FRAUD HEXAGON TERHADAP FRAUDULENT FINANCIAL REPORTING DENGAN KOMITE AUDIT SEBAGAI VARIABEL MODERASI. Jurnal Ekonomi Trisakti, 3(1), 1407–1416. https://doi.org/10.25105/jet.v3i1.16090

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free