Abstract
Pembelajaran seni menjadi sangat penting dikenalkan sejak dini karena mampu menggali potensi pada diri anak, sehingga perlu metode yang tepat untuk mengajarkannya. Penelitian ini bermaksud untuk mengungkapkan pembelajaran musik yang menggunakan metode penokohan pada anak usia dini di Favore Music School. Pada penerapan metode tersebut, anak tidak hanya menyimak dan mendengarkan cerita melainkan juga mengambil bagiannya dalam memerankan karakter seorang tokoh. Metode tersebut terdapat pada kelas Little Musician yang terdiri dari empat orang anak usia 3- 4 tahun (balita). Penelitian ini tergolong pada penelitian kualitatif dengan mendeskripsikan hasil temuan yang penting untuk dikumpulkan, diorginisir, disusun dan disimpulkan secara jelas. Untuk memperoleh temuan tersebut, dilakukan teknik pengumpulan melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi literasi. Hasil penelitian ini adalah metode penokohan yang digunakan pada materi musik di Kelas Little Musician dapat meningkatkan kemampuan musikal pada anak usia dini. Tidak hanya keterampilan mengidentifikasi bunyi dan memainkan alat musik, metode ini mampu melatih kepercayaan diri pada anak ketika melakukan peran yang diminta guru. Di samping itu juga, anak menjadi lebih aktif dan bersosialisasi dengan teman-teman sekelas karena aktivitas bermain peran mengharuskan anak berinteraksi dengan lingkungannya.
Cite
CITATION STYLE
Sagala, M. D., & Zakarias Aria Widyatama Putra. (2024). Pembelajaran Musik dengan Menggunakan Metode Penokohan Pada Anak Usia Dini. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 66–83. https://doi.org/10.19105/kiddo.v5i1.11029
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.