Abstract
Sejak 2013 prevalensi merokok pada penduduk Indonesia terus meningkat. Hal ini dapat merugikan kesehatan perokok sendiri, kesehatan lingkungan sekitarnya (sebagai merokok pasif), dan merugikan negara (meningkatnya biaya kesehatan). Tujuan penelitian diketahuinya hubungan pekerjaan dengan prilaku merokok pada masyarakat di wilayah kerja puskesmas Bumi Emas, Lampung Timur 2020. Jenis penelitian kuantitatif, dengan rancangan cross sectional. Sampel 288 responden (data mawas diri Puskesmas Bumi Emas, Lampung Timur 2020). Analisis data secara univariat dan bivariat dengan uji Somers’D. Penelitian menujukkan perokok aktif lebih banyak (70,8%) dibandingkan dengan tidak merokok (29,2%). Jenis pekerjaan responden pada umumnya petani dan buruh (72,2%), paling sedikit jenis pekerjaan pensiunan. Hasil uji Somers’D diperoleh nilai = 0,071 artinya terdapat hubungan lemah antara pekerjaan dengan perilaku merokok, berpola positif. Disimpulkan pekerjaan berpengaruh terhadap perilaku merokok namum pengaruhnya lemah. Disarankan puskesmas dapat berkerjasama dengan lintas sektoral untuk meningkatkan penerapan kawasan tanpa rokok (KTR) di wilayah kerja Puskesmas Bumi Emas Lampung Timur.
Cite
CITATION STYLE
Yanti, D. E., Aprilia, A., Jaya, A., Pratama, R. Y., & Candesa, N. B. (2021). Hubungan Pekerjaan dengan Perilaku Merokok di Wilayah Kerja Puskesmas Bumi Emas Lampung Timur. JURNAL DUNIA KESMAS, 10(1), 51–55. https://doi.org/10.33024/jdk.v10i1.3240
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.