Studi Islam Indonesia: Bibliografi Disertasi Terpilih 1900-1979

  • Saputro E
N/ACitations
Citations of this article
17Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Menulis bibliografi ibarat melukis sebuah peta keilmuan, agar seorang sarjana paham dimana novelti riset yang akan dikajinya. Entah sejak kapan tradisi ini “hilang” dari dunia akademik di Indonesia; satu hal yang pasti Mely G. Tan dalam Metode-Metode Penelitian Masyarakat (1977) masih merekam beberapa bibliografi tentang Indonesia yang masih terbit di awal tahun 70-an. Di era serba digital ini, bibliografi telah tergantikan dengan kemunculan database elektronik yang memiliki fitur “pencarian” cepat, seperti Proquest, Ebsco atau Springer. Tidak seperti dulu yang mengharuskan seorang peneliti mengumpulkan data referensi secara manual, kini dengan berbagai citation manager software yang ada (EndNote, Mendeley, Zotero, RefWorks dan lain sebagainya), seorang peneliti dapat menyimpan-dan-memanggil kembali referensi secara cepat dan otomatis. Namun, fasilitas tersebut bukannya tanpa kelemahan. Daya jangkau akses peneliti masih berperan dalam proses penjaringan data referensi. Untuk itulah, usaha ini merupakan sebuah ikhtiar menghidupkan tradisi menulis bibiografi, dengan batas-kajian pada studi Islam Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Saputro, E. (2016). Studi Islam Indonesia: Bibliografi Disertasi Terpilih 1900-1979. DINIKA : Academic Journal of Islamic Studies, 1(1). https://doi.org/10.22515/dinika.v1i1.9

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free