PENGARUH KEBIJAKAN PENALTI KREDIT KONSUMTIF PNS TERHADAP MINAT MEMINJAM DEBITUR PNS (Studi Kasus pada Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi)

  • Cahyadi A
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penyaluran kredit adalah bisnis utama dalam dunia perbankan, salah satu yang menjadi tujuan utama adalah kredit konsumtif, Bank Sumsel babel sebagai Bank Pembangunan Daerah adalah pemain penyalur dominan kredit konsumtif untuk PNS. Salah satu masalah dalam penyaluran kredit konsumtif adalah kebijakan penalti yang memberatkan debitur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kebijakan penalti kredit konsumtif PNS terhadap minat meminjam Debitur PNS. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh debitur kredit Konsumtif PNS dan sampel yang diambil adalah 100 (seratus) responden yang diambil secara acak. Teknik pengambilan data dengan menggunakan kuisioner dan teknik  analisis data dengan menggunukan analisis regresi, uji validitas, Uji reabilitas, dan uji T. Hasil dari peneilitian menunjukkan bahwa varibel kebijakan penalti berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat meminjam. Hasil ini didukung oleh hasil perhitungan koefisien korelasi sebesar 0.456 dan hasil uji T sebesar 4.178.

Cite

CITATION STYLE

APA

Cahyadi, A. (2018). PENGARUH KEBIJAKAN PENALTI KREDIT KONSUMTIF PNS TERHADAP MINAT MEMINJAM DEBITUR PNS (Studi Kasus pada Bank Sumsel Babel Cabang Tebing Tinggi). Jurnal Mitra Manajemen, 2(3), 160–170. https://doi.org/10.52160/ejmm.v2i3.85

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free