Abstract
E-Campus adalah sebuah media pendukung sistem administrasi dan kegiatan akademis yang digunakan untuk meningkatkan efektifitas dan efisiensi kegiatan kampus. Namun, e-Campus dibuat dan dikembangkan oleh pihak publik untuk memenuhi kebutuhan secara umum, yang artinya tidak dibuat untuk memenuhi semua kebutuhan kampus secara spesifik yang berdapampak pada kegiatan administrasi dan akademik kampus seperti fitur-fitur yang tidak terpakai, tidak berhubungan dengan kegiatan kampus. Lebih lanjut lagi, bagi mahasiswa dan dosen, terdapat bagian formulir yang tidak lengkap, dan lain sebagainya. Evaluasi pada sistem e-Campus dilakukan dengan menerapkan multi metode yang terdiri dari uji usability dengan mengamati kesulitan responden dalam memanfaatkan fungsi/fitur e-Campus secara khusus dan juga system usability scale untuk menilai sistem secara menyeluruh. Hasil menujukkan tidak satupun skenario yang berhasil diselesaikan tanpa bantuan (hint). Lebih lanjut completion rates untuk task 13 dan 18 adalah 0% dari jumlah pengguna. Selain itu, semua task diselesaikan peserta tidak on-time. Permasalahan utama terdapat pada tampilan halaman, toolbar, sistem navigasi, dan juga halaman yang tidak lengkap. Selanjutnya, prototipe e-camapus dibangun berdasarkan Shneiderman’s 8 golden rules of interface design rules shneiderman dan mempertimbangkan masukan dari tahapan evaluasi.
Cite
CITATION STYLE
Suatkab, A., & Santoso, H. B. (2018). EVALUASI DAN PENGEMBANGAN ALTERNATIF DESAIN ANTARMUKA E-CAMPUS STIKOM AMBON. POSITIF : Jurnal Sistem Dan Teknologi Informasi, 4(2), 60. https://doi.org/10.31961/positif.v4i2.580
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.