SOSIALISASI PENGGUNAAN FUROSHIKI UNTUK MENGURANGI SAMPAH KANTONG PLASTIK DALAM GAYA HIDUP MODERN

  • Sununianti V
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kantong plastik telah menjadi bagian tidak terpisahkan bagi sebagian besar kehidupan masyarakat dunia. Sebagai dampaknya, sampah kantong plastik telah menjadi salah satu masalah serius, tidak hanya bagi alam (darat, laut, dan udara) tetapi juga manusia. Plastik sulit terdegradasi karena terbuat dari penyulingan gas dan minyak bumi (sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui), sehingga membutuhkan ratusan tahun untuk terurai dengan sempurna.  Hal ini berarti, semakin banyak penggunaan kantong plastik, maka semakin cepat pula kita menghabiskan sumber daya alam. Kaum perempuan dan ibu-ibu, dianggap paling banyak mengkonsumsi kantong plastik. Maka, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan kelompok sasaran ibu-ibu PKK di Kelurahan Skajaya, Kecamatan Sukarame, Kota Palembang. Khalayak sasaran di tingkat Kelurahan dengan keaktifan kegiatan PKK-nya dianggap dapat menularkan ilmu dan kebiasaan menggunakan furoshiki baik ke tingkat bawah (tingkat Rukun Warga, Rukun Tetangga, dan Keluarga), maupun ke tingkat atas (tingkat Kecamatan, Kota, Provinsi, dan Nasional), sehingga limbah kantong plastik dapat secara signifikan ditekan penggunaannya. Dampak jangka panjang dari kegiatan pengabdian mengurangi kantong plastik melalui furoshiki ini adalah dapat mendukung kebijakan pemerintah dalam menerapkan UU No. 18 Tahun 2008 tentang pengelolaan sampah. Kegiatan pengabdian ini berusaha mengenalkan Furoshiki dari Jepang atau Boenthelan bahasa Indonesia, yakni alat (kain) untuk membungkus barang. Ukuran boenthelan bervariasi tergantung pada ukuran barang yang akan dibungkus atau dibawa. Teknik membungkus bervariasi, sehingga semakin menambah nilai estetika boenthelan tersebut. Boenthelan ini dapat digunakan untuk membungkus atau membawa barang, seperti buku, kotak, botol, dan sebagainya. Selain itu, dengan menggunakan boenthelan sebagai gaya hidup modern kita pun turut serta melestarikan bumi tercinta.

Cite

CITATION STYLE

APA

Sununianti, V. V. (2014). SOSIALISASI PENGGUNAAN FUROSHIKI UNTUK MENGURANGI SAMPAH KANTONG PLASTIK DALAM GAYA HIDUP MODERN. Jurnal Pengabdian Sriwijaya, 2(1), 88–100. https://doi.org/10.37061/jps.v2i1.1557

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free