Abstract
Penelitian ini ditekankan dan didasarkan pada realita dan pemahaman masyarakat yang penulis temukan bahwa mereka memahami “libas” hanyalah sebatas penutup badan saja, atau dalam artikata “pakaian”. Sementara didalam al-Qur’an, pengungkapan kata libas itu bermacam-macam, ada yang diungkapkan dengan ungkapan “libasul khauf”, ada juga dengan istilah "libasul jû’”. Penelitian ini ditekankan pada kajian penafsiran ayat-ayat “libas” dalam al-Qur’an, di mana lafaz al-Qur’an yang berasal dari pecahan kata yang sama (dalam hal ini ayat-ayat “libas”) sehingga terjadi kekeliruan dan salah tanggap dalam memahami isi dan kandungan al-Qur’an. Dalam kajian ulum al-Qur’an hal ini dinamakan dengan wujuh, yaitu lafaz musytarak yang muncul berulang kali dengan makna yang beragam.
Cite
CITATION STYLE
Syofrianisda, S. (2017). Tanawwu’ Ma’ani al-Libas fi al-Qur’an (Dirasat al-Tafsir al-Maudu’iy). ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 18(2), 173–188. https://doi.org/10.14421/esensia.v18i2.1479
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.