Tanawwu' Ma'ani al-Libas fi al-Qur'an (Dirasat al-Tafsir al-Maudu'iy)

  • Syofrianisda S
N/ACitations
Citations of this article
10Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini ditekankan dan didasarkan pada realita dan pemahaman masyarakat yang penulis temukan bahwa mereka memahami “libas” hanyalah sebatas penutup badan saja, atau dalam artikata “pakaian”. Sementara didalam al-Qur’an, pengungkapan kata libas itu bermacam-macam, ada yang diungkapkan dengan ungkapan “libasul khauf”, ada juga dengan istilah "libasul jû’”. Penelitian ini ditekankan pada kajian penafsiran ayat-ayat “libas” dalam al-Qur’an, di mana lafaz al-Qur’an yang berasal dari pecahan kata yang sama (dalam hal ini ayat-ayat “libas”) sehingga terjadi kekeliruan dan salah tanggap dalam memahami isi dan kandungan al-Qur’an. Dalam kajian ulum al-Qur’an hal ini dinamakan dengan wujuh, yaitu lafaz musytarak yang muncul berulang kali dengan makna yang beragam.

Cite

CITATION STYLE

APA

Syofrianisda, S. (2017). Tanawwu’ Ma’ani al-Libas fi al-Qur’an (Dirasat al-Tafsir al-Maudu’iy). ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 18(2), 173–188. https://doi.org/10.14421/esensia.v18i2.1479

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free