Relasi Kekuasaan Dalam Film Uwais Al-Qarni Karya Akbar Tahvilian (Kajian Hegemoni Foucault)

  • Rahayu R
  • Ainusyamsi F
  • Mawardi M
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
52Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini menjelaskan Salah satu  tujuan penelitian sastra adalah untuk menjembatani pemahaman antara penikmat karya sastra dengan karya sastra itu sendiri. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menjelaskan bentuk tindakan kekuasaan  yang terdapat dalam film Uwais Al-Qarni,dan tinjauan Hegemoni Foucault terhadap relasi kekuasaan dalam film Uwais al-Qarni karya Akbar Tahvilian. Pendekatan yang digunakan oleh penyusun dalam penelitian ini merupakan pendekatan  sosiologi sastra yaitu hegemoni Foucault. Sedang metode yang dipilih penyusun adalah metode kualitatif dengan sifat deksriptif. Hasil penelitian yang didapat penyusun adalah sebagai berikut: Berdasarkan tinjauan  hegemoni Foucault, film Uwais Al-Qarni mengandung beberapa tindakan dan relasi kekuasaan yang dilakukan oleh para penguasa berupa nepotisme, budaya pembodohan terhadap rakyat, penindasan rakyat kecil,angkuh, dan mengejar reputasi melalui eksis kekuasaan. Bentuk relasi kekuasaan yang terdapat dalam film “Uwais Al-Qarni” yaitu:  : relasi kekuasaan  melalui pikiran, yaitu agama dan budaya, relasi kekuasaan  melalui tubuh sosial yaitu negara dan rakyat

Cite

CITATION STYLE

APA

Rahayu, R. R., Ainusyamsi, F. Y., Mawardi, M., & Zulyatmi, Y. A. (2023). Relasi Kekuasaan Dalam Film Uwais Al-Qarni Karya Akbar Tahvilian (Kajian Hegemoni Foucault). Az-Zahra: Journal of Gender and Family Studies, 3(2), 46–60. https://doi.org/10.15575/azzahra.v3i2.20015

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free