Abstract
Kemasan memainkan peranan penting dalam sebuah pembungkus makanan, selain sebagai perlindungan makanan dari beberapa zat berbahaya dan tidak diinginkan, kemasan memiliki fungsi lain yang dapat dipergunakan sebagai identitas ataupun sarana informasi bagi perusahaan yang memiliki produk makanan tersebut. Kemasan yang menarik juga dapat menjadi selling point karena dapat menarik minat dari para pembeli untuk kembali membeli produk terkait, namun permasalahan kemasan ini masih belum banyak diperhatikan oleh UMKM, padahal hal tersebut bisa menjadi faktor pendorong bagi UMKM untuk terus berkembang. The Jambal’s, adalah UMKM yang bergerak di produk kripik kulit, memiliki potensi besar sebagai penyedia layanan jajanan makanan, namun kemasan yang dipergunakan masih belum sepenuhnya membangkitkan potensi dari UMKM tersebut. Salah satu metode yang memasukkan unsur emosi, salah satunya estetika dalam pengembangan produk, adalah Kansei Engineering (KE), metode ini kemudian dikolaborasikan dengan Quality Function Deployment dimana pengembangan kemasan tetap berdasarkan dari kebutuhan konsumen yang didapat dari emosi melalui proses KE. Hasil akhir pada penelitian ini adalah kemasan yang telah sesuai dengan apa yang diinginkan konsumen serta memunculkan unsur estetika di dalamnya.
Cite
CITATION STYLE
Jatmiko, H. A., Rahmadia, S. N., Kurniawan, A., Rufiâ€TMi, I., & Reicardi, A. (2024). Perbaikan Kemasan Kripik Kulit Singkong pada UMKM ‘The Jambalâ€TMsâ€TM dengan Menggunakan Metode Kansei Engineering dan Quality Function Deployment. JISI: Jurnal Integrasi Sistem Industri, 11(1), 21–30. https://doi.org/10.24853/jisi.11.1.21-30
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.