Abstract
Gas hidrat adalah salah satu jenis hidrokarbon yang menyerupai kristal dan terbentuk pada lapisan sedimen dasar laut. Suhu dan tekanan perairan mempengaruhi daerah terbentuknya gas hidrat, gas hidrat tersusun dari unsur gas dan unsur air. Gas hidrat memiliki potensi sebagai alternatif untuk minyak dan gas bumi yang saat ini digunakan. Identifikasi gas hidrat yang ada di dasar laut dapat dideteksi dengan teknologi low-frequency acoustic seismic. Tujuan dari dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keberadaan gas hidrat di Perairan Laut Aru berdasarkan perubahan karakter seismik gas hidrat. Metode yang dilakukan adalah seismik data processing dengan perangkat lunak ProMAX. Pada penelitian ini digunakan data seismik lintasan 3.01 yang diakuisisi oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi Kelautan pada tahun 2016 di Perairan Laut Aru. Berdasarkan data yang diolah gas hidrat terdeteksi pada lintasan 3.01 dengan kedalaman 5925 meter. Indikator gas hidrat didasar laut ditandai dengan memotong stratigrafi, membalikan polaritas, amplitudo tinggi, dan bentuknya mengikuti dasar laut
Cite
CITATION STYLE
Sedayu, M. A., Manik, H. M., & Subarsyah, S. (2021). Teknologi Low-Frequency Acoustic untuk Identifikasi Gas Hidrat Berdasarkan Perubahan Karakter Seismik di Perairan Laut Aru. Jurnal Rekayasa Elektrika, 17(1), 70–78. https://doi.org/10.17529/jre.v17i1.17867
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.