Abstract
Studi ini mengkaji publikasi ilmiah dari lima tahun terakhir yang menyoroti hubungan antara perilaku etis praktisi teknologi informasi dan pencegahan cybercrime, khususnya dalam konteks keamanan data organisasi. Sebagai ilustrasi empiris, insiden kebocoran data yang dialami BSI pada tahun 2023 digunakan untuk memperkuat temuan konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa nilai-nilai etika seperti tanggung jawab, akuntabilitas, dan kesadaran terhadap keamanan informasi memiliki peran penting dalam membentuk budaya keamanan yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran etika profesi dalam menjaga keamanan informasi dengan pendekatan kajian sistematis terhadap literatur ilmiah yang relevan. Dalam beberapa tahun terakhir, meningkatnya ancaman terhadap data organisasi menunjukkan bahwa aspek teknis saja tidak cukup untuk mencegah insiden kebocoran informasi. Metode penelitian yang digunakan berupa SLR dengan metode PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis). Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman mengenai pentingnya integrasi prinsip etika dalam tata kelola teknologi informasi, serta menawarkan rekomendasi penguatan regulasi dan pelatihan etika di lingkungan profesional TI.This study examines scholarly publications from the past five years that explore the relationship between the ethical behavior of information technology (IT) practitioners and the prevention of cybercrime, particularly in the context of organizational data security. As an empirical illustration, the 2023 data breach incident experienced by Bank Syariah Indonesia (BSI) is used to reinforce the conceptual findings. The results indicate that ethical values—such as responsibility, accountability, and awareness of information security—play a critical role in fostering an effective security culture. The study aims to evaluate the role of professional ethics in safeguarding information security through a systematic review of relevant scientific literature. In recent years, the growing threats to organizational data demonstrate that technical measures alone are insufficient to prevent information leakage incidents. The research method employed is a Systematic Literature Review (SLR) using the PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analysis) approach. This study contributes to a deeper understanding of the importance of integrating ethical principles into IT governance and offers recommendations to strengthen regulations and ethics training in professional IT environments.
Cite
CITATION STYLE
Suci Anugrah, Muhammad Zaky Himawan, Nabila Raihana Qalby, & Evy Nurmiati. (2025). Pengaruh Etika Profesi Terhadap Keamanan Informasi dalam Konteks Kebocoran Data BSI (Bank Syariah Indonesia): Studi Literatur Sistematis. Jurnal Tata Kelola Dan Kerangka Kerja Teknologi Informasi, 11(2), 106–112. https://doi.org/10.34010/jtk3ti.v11i2.17033
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.