Abstract
Biji pala ( Myristica fragrans Houtt) merupakan bagian dari tanaman pala yang berasal dari Kepulauan Maluku, Indonesia yang dikenal memiliki khasiat sebagai insektisidal, fungisidal, anti bakteri juga untuk mengatasi permasalahan gastrointestinal, penambah nafsu makan, pelelap tidur, dan peredam kejang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk melakukan skrining fitokimia seperti alkaloid, saponin, flavonoid, dan polifenol dan melakukan standarisasi ekstrak yaitu parameter spesifik yang meliputi organoleptis, mikroskopis, kadar senyawa larut air, kadar senyawa larut etanol. Selain itu juga untuk mengetahui parameter non – spesifik yang meliputi susut pengeringan, kadar abu total, dan bobot jenis. Metode penelitian yang digunakan adalah maserasi selama 1x24 jam dengan menggunakan etanol 96% sebagai pelarut. Hasil skrining fitokimia menunjukkan ekstrak Biji Pala negatif alkaloid dan positif mengandung saponin, flavonoid, dan polifenol. Pada parameter spesifik menunjukkan uji organoleptis dengan hasil memiliki bentuk ekstrak kental, bau khas aromatik, dan berwarna coklat. Hasil kadar senyawa larut air 5,12%, hasil senyawa larut etanol 23,45%, dan hasil mikroskopis memiliki bentuk perisperm sekunder dengan sel minyak. Kemudian pada parameter non-spesifik menunjukkan hasil susut pengeringan sebesar 5,6 %, hasil bobot jenis sebesar 1,104 g/ml, dan hasil penetapan kadar abu sebesar 7,1%. Hasil uji randemen ekstraksi diperoleh sebesar 8,5%. Ekstrak etanol biji pala telah melewati proses standarisasi ekstrak sehingga dapat dikembangkan menjadi sediaan Obat Tradisional
Cite
CITATION STYLE
Solikah, W. Y. (2024). Standarisasi Ekstrak Etanol Biji Pala (Myristica fragrans Houtt). INPHARNMED Journal (Indonesian Pharmacy and Natural Medicine Journal), 7(2), 74. https://doi.org/10.21927/inpharnmed.v7i2.3877
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.