Abstract
Permasalahan yang ada pada PT Kusuma Mulia Plasindo Infitex dilihat dari segi maintenance dalam pengerjaan masih terdapat beberapa kejadian downtime sehingga mengakibatkan perusahaan kehilangan waktu dalam proses produksi. Mesin yang mengalami downtime sebanyak 3 kali sebulan yaitu Mesin Las Potong, dimana dapat mempengaruhi produksi sehingga pencapaian target produksi terganggu, yang mana target produksi yang terganggu terjadi pada Bulan Juni 2022 dengan jumlah sebanyak 2.345 produk. Penelitian ini menerapkan Overall Equipment Effectiveness (OEE), dan Total Productive Maintenance (TPM) guna mereduksi unplanned downtime pada lini produksi. Overall Equipment Effectiveness pada PT Kusuma Mulia Plasindo Infitex Bulan Januari 2022 – Juni 2022 telah memenuhi standard Japan of Plan Maintenance (JPIM). Nilai Performance Efficiency dengan nilai 98,813%, nilai Rate of Quality dengan nilai 95,11%, nilai Availability dengan nilai 99,91%, dan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) yaitu sebesar 93,90%. Hal tersebut memenuhi standard yang ditetapkan JPIM yaitu >85%.
Cite
CITATION STYLE
Frediansyah, A., & Faritsy, A. Z. A. (2023). PENGUKURAN KINERJA MESIN LAS POTONG MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS PADA PT KUSUMA MULIA PLASINDO INFITEX. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 2(7), 2732–2741. https://doi.org/10.55681/sentri.v2i7.1215
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.