STUDI ANALISA PENGARUH DIMENSI KOLOM PADA INFRASTRUKTUR STRONG COLUMN WEAK BEAM GEDUNG LANTAI 3 - LANTAI 7 AKIBAT GAYA GEMPA

  • Hidayati N
  • Yustianingsih H
N/ACitations
Citations of this article
47Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan bangunan infrastruktur di Indonesia sangat signifikan, mulai dari perkembangan jalan bebas hambatan (jalan tol), gedung – gedung bertingkat, jembatan, bendungan, drainase dan infrastruktur yang lain. Strong Column  Weak Beam merupakan analisa perencanaan yang dipakai di Indonesia karena ketika struktur mengalami keruntuhan maka balok akan runtuh terlebih dahulu dibanding dengan kolom. Sehingga akan lebih aman dibanding dengan analisa yang lain. Struktur kolom memiliki peranan yang mendasar saat perencanaan sebuah gedung. Dimensi (ukuran), material penyusunnya dan pembebanan merupakan kunci dari perencanaan. Sehingga diperlukan penelitian mengenai pengaruh dimensi kolom pada struktur strong column weak beam gedung lantai 3 – lantai 7 akibat gaya gempa. Dari hasil analisis menggunakan software SAP2000 lantai 7 mengalami keruntuhan pada kolom berdimensi 40x40, karena lantai 7 memiliki ketinggian yang relative tinggi. Pembebanan gempa statis pada analisis berpengaruh besar dengan gaya axial sebesar 228,446 ton/m. Dimensi kolom yang paling efektif menerima beban gempa di daerah zona 4 adalah 60x60.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hidayati, N., & Yustianingsih, H. (2019). STUDI ANALISA PENGARUH DIMENSI KOLOM PADA INFRASTRUKTUR STRONG COLUMN WEAK BEAM GEDUNG LANTAI 3 - LANTAI 7 AKIBAT GAYA GEMPA. Reviews in Civil Engineering, 3(2). https://doi.org/10.31002/rice.v3i2.1713

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free