Analisis Sistem Pendingin dengan Penambahan Pipa Kapiler menggunakan Refrigeran R32

  • Gaelagoy B
  • Aryanto I
  • Dayera D
N/ACitations
Citations of this article
19Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sistem pendingin membutuhkan refrigeran sebagai media pendingin yang berfungsi untuk menyerap suhu rendah dan melepaskan pada suhu tinggi. Dalam sistem pendingin, di harapkan untuk meningkatkan kinerja COP pada mesin pendingin AC Spilit dengan penambahan  pipa kapiler. Tabung pipa kapiler yang digunakan untuk aliran  refrigeran terbuat dari tembaga. Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui modifikasi penambahan pipa kapiler pada sistem pending AC dan mengetahui kinerja COP siklus refrigerasi yang baik di tentukan oleh  nilai COP, semakin baik peringkat COP yang mengukur seberapa baik kinerja di dalam unit AC. Perbandingan panjang pipa kapiler terhadap peningkatan kinerja COP meningkat dan menurun pada T1 T2, dan T3. Panjang pipa  kapiler T1 = 85 cm memiliki nilai COP tertinggi yaitu 0,492 diikuti oleh T2 = 95 cm yaitu memiliki nilai COP 0,408 dan T3 = 105 cm yaitu memiliki nilai COP 0,376. Dari penambahan panjang pipa kapiler dapat berpengaruh pada kinerja sistem refrigerasi, di mana dengan melakukan penambahan panjang pipa kapiler terdapat penurunan pada nilai COP (Coeffisien Of Performance).

Cite

CITATION STYLE

APA

Gaelagoy, B. M., Aryanto, I., & Dayera, D. (2024). Analisis Sistem Pendingin dengan Penambahan Pipa Kapiler menggunakan Refrigeran R32. JURNAL CRANKSHAFT, 6(3), 1–7. https://doi.org/10.24176/crankshaft.v6i3.11164

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free