Penerapan Metode K-Means dan Fuzzy C-Means untuk Pengelompoan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP)

  • Chusna H
  • Rumiati A
N/ACitations
Citations of this article
51Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Standar Nasional Pendidikan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mencapai pemerataan mutu pendidikan. Standar Nasional Pendidikan meliputi delapan capaian yaitu Standar Kompetensi Kelulusan, Standar Isi, Standar Proses, Standar Penilaian, Standar Pendidik dan Tenaga Pendidik, Standar Sarana dan Prasarana, Standar Pengelolaan, dan Standar Pembiayaan. Penelitian ini dilakukan untuk mengelompokkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia berdasarkan SNP menggunakan metode K-Means dan Fuzzy C-Means. Sebelum dilakukan analisis klaster, dilakukan imputasi missing value menggunakan regresi. Berdasarkan hasil pengelompokan menggunakan K-Means dan Fuzzy C-Means, diperoleh metode terbaik adalah K-Means dengan jumlah klaster optimum sebanyak empat dengan nilai icdrate sebesar 0,4826. Kemudian dilakukan pengelompokan 514 kabupaten dan kota di Indonesia menggunakan metode K-Means dengan klaster optimum sebanyak 3. Dimana sebagian besar kota di Pulau Jawa berada pada klaster kategori sudah memenuhi SNP sementara klaster belum memenuhi SNP mayoritas berada di Pulau Kalimantan dan Pulau Papua.

Cite

CITATION STYLE

APA

Chusna, H. A., & Rumiati, A. T. (2021). Penerapan Metode K-Means dan Fuzzy C-Means untuk Pengelompoan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Indonesia Berdasarkan Standar Nasional Pendidikan (SNP). Jurnal Sains Dan Seni ITS, 9(2). https://doi.org/10.12962/j23373520.v9i2.58349

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free