Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respon mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Jember terhadap miskonsepsi cermin cekung dalam Buku IPAS Kelas 5 Kurikulum Merdeka, serta meninjau perbedaan respons antar semester dan implikasinya terhadap kurikulum pembelajaran. Penelitian ini berjenis kualitatif dengan metode survei. Instrumen yang digunakan berupa angket respon benar-salah beralasan yang disusun berdasarkan temuan miskonsepsi cermin cekung pada buku tersebut. Responden terdiri atas mahasiswa semester 2, 4, dan 6. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa lebih banyak memberikan jawaban benar pada materi yang tidak mengandung miskonsepsi (91%) dan lebih banyak memberikan jawaban salah pada materi yang teridentifikasi mengandung miskonsepsi (73%). Mahasiswa semester 4 mendominasi jumlah respon salah, diikuti semester 6 dan semester 2. Temuan ini mengindikasikan adanya kesenjangan kontinuitas pembelajaran IPA dalam kurikulum PGSD UNEJ, khususnya pada semester 3 dan 4 yang tidak memuat mata kuliah IPA secara eksplisit. Oleh karena itu, hasil penelitian ini merekomendasikan evaluasi kurikulum PGSD agar materi IPA diberikan secara berkelanjutan tiap semester guna memperkuat pemahaman konseptual calon guru SD terhadap materi sains dasar.
Cite
CITATION STYLE
Arif, M., Agustiningsih, & Fita Fatimah. (2025). Respon Mahasiswa PGSD dalam Miskonsepsi Cermin Cekung di Buku IPAS. Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar, 12(2), 186–195. https://doi.org/10.19184/jipsd.v12i2.53711
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.